56bda8d8800c3-12-tempat-wisata-air-yang-


Sidurejo adalah seorang raja yang sangat berkuasa. Ia mempunyai seorang patih bernama Sido Pekso. Istri Sido Pekso sangat cantik, akan tetapi ibu Sido Pekso sangat dendam kepada menantunya.


Ibu Sido Pekso mendapat akal untuk menyingkirkan istri Sido Pekso ia mengatakan kepada raja bila permaisuri ingin tetap awet muda dan cantik, permaisuri dapat menyimpan sekuntum bunga yang harus diambil dari puncak Gunung Ijen.


Baginda raja tertarik dan menyuruh Sido Pekso untuk mengambil bunga tersebut. Ia tidak boleh pulang sebelum mendapatkan bunga itu.


Beberapa bulan kemudian, istri Sido Pekso melahirkan anak laki laki. Ibu Pekso mengambil cucunya dan membuangnya disungai. Hal itu dilakukan ketika istri Sido Pekso tidak ada di rumah.


Akhirnya, Sido Pekso pulang dengan membawa sekuntum bunga. Sido pekso mendapat laporan dari ibunya bahwa anaknya dibuang ke sungai oleh istrinya ia pun marah. "Ampun kanda!. Akan tetapi kita buktikan dulu siapa yang bersalah, "pintanya.


Ketika Berada di tepi sungai , sang istri berkata, " Setelah Dinda dibuang, ke sungai. Jika air sungai berbau busuk maka Adinda yang bersalah. Jika airnya berbau wangi, bukan dinda yang bersalah.


Setelah melampiaskan amarahnya Sido Pekso membuang tubuh sang Istri. Air sungai ternyata berubah menjadi jernih dan mengeluarkan bau wangi. Istri Sido Pekso tidak bersalah sejak itulah sunga tersebut dinamakan " BANYUWANGI ".


peta%252Bkabupaten%252Bbanyuwangi.png

Artikel Populer: #Pahlawan ulang tahun untuk sang penyihir , #Mantan, Apa sih?? , #Indonesia Negara Superhero