"Tok.. Tok.. Tok.. Suara palu berbunyi tanda si Sudin akan dihukum mati karena kasus narkoba, sudin pun meneteskan air mata seraya kesedihannya yang pasti akan dihukum mati yang entah kapan waktunya.

Setelah diketuknya palu sidang ditutup dan saat Sudin dibawa para polisi ke rumah tahanan, aku mewawancarai beliau, tapi karena suasana yg ramai dan sesak membuatku sulit untuk mendapatkan informasi penting dari Sudin sang tersangka.

Sejam berlalu ditempat parkir menunggu kabar lainnya, dan ternyata tidak kunjung datang juga, dan akhirnya aku memutuskan untuk pulang ke kantorku.


"Sesampainya dikantor aku langsung ditanya dan dimintai keterangan oleh Pak boss perihal kasus Sudin, aku pun jawab Jujur dan pak bosspun marah,karena diriku yang tak mendapatkan hasil apapun, dan akupun langsung akan dipecat, dan akupun juga tidak tinggal diam ,aku mencoba memohon dan akupun diberi kesempatan lagi , dan akhirnya seminggu setelah kasus persidangan itu, aku datang menghampiri Sudin ke Lapas/rumah tahanannya.

"Permisi Pak, (ucapku kekepala lapas), ya ada yang bisa saya bantu?? (kepala lapas).

Saya: sebelumnya saya meminta maaf, karena telah mengganggu bapak, tapi ini demi kepentingan publik dan masyarakat harus melakukan semua ini.. !!

Kepala Rutan: iya, kamu mau apa ??

Saya: mau minta izin bapak untuk mengizinkan saya mewawancarai Sudin si tersangka kasus narkoba.

Kepala Rutan: oke, saya ijinkan kamu, dan kalo begitu ikuti saja prajurit ku dan nanti kamu akan dibawa keselnya Sudin.

saya: oh baiklah, sya sangat berterimakasih banget sama bapak.


"Sesampainya disel akupun degdeggan entah kenapa, hatiku bimbang dan tak karuan kala langsung berhadapan langsung dengan terpidana kelas kakap.

"Oke aku harus tenang, (ucapku dalam hati).

Saya: selamat malam pak sudin, maaf malam2 saya mengganggu bapak, karena saya ingin mewawancarai bapak atas kasus narkoba dan hukuman mati.

Sudin: baiklah saya akan bercerita, tapi sebelumnya ini ada minuman , silahkan diminum.


Srutttut.. Dengan santainya dan enak akupun minum minuman itu dan ternyata minuman itu bercampurkan narkoba dan beberapa menit setelah meminum air itu saya ngeplay, saya terasa dipantai, ucap gurauku dengan ngaco.


"30 MENIT kemudian aku dengan keadaan tak sadarku membuat aku disidang oleh semua para masyarakat rutan, dan seminggu kemudian akupun juga disidang di pengadilan, dan karena dengan barang bukti yang kuat dan bersamaannya menggunakan Narkoba bareng Sudin, saya pun divonis hukuman mati oleh sang pengadil.

Dan menjelang datangnya eksekusi mati sayapun berdoa seraya ingin dibebebaskan dan memasuki hukuman mati tepat pukul 00.00 WIB.. Jeddderrr. .. Awww.. ( SELESAI )


NARKOBA ADALAH SETAN DUNIA