14322527_514046968787909_308483850502127


KATA ULANG




Kata Ulang adalah kata yang mengalami proses pengulangan bentuk baik seluruh kata maupun sebagian. Semua kata ulang wajib ditulis dengan memakai tanda penghubung (-).

Contoh:

Lauk-pauk

anak-anak

berjalan-jalan

gerak-gerik

dibesar-besarkan

huru-hara

mondar-mandir

porak-poranda

biri-biri

kupu-kupu

laba-laba

Macam-macam kata Ulang

1. Ulangan seluruh kata dasar

Contoh:

anak-anak

buku-buku

main-main

meja-meja

ibu-ibu

alay-alay

makan-makan

2. Ulangan kata dengan memberi imbuhan

Contoh:

berjalan-jalan

dibesar-besarkan

berlari-larian

bermanja-manja

dipukul-pukulkan

menarik-narik

3. Ulangan seluruh kata, namun terjadi perubahan suara pada kata yang kedua

Contoh:

gerak-gerik

mondar-mandir

huru-hara

bolak-balik

lauk-pauk

caci-maki

compang-camping

terang-benderang

carut-marut

4. Ulangan seluruh kata yang dinamakan kata asal

Misalnya:

anai-anai

kunang-kunang

kupu-kupu

agar-agar

ubur-ubur

lobi-lobi

mata-mata


KATA MAJEMUK




Kata majemuk adalah gabungan dua kata atau lebih yang membentuk satu pengertian.

contoh:

duta besar

kereta api senja utama

meja tulis guru

rumah makan

terjun payung

buku sejarah baru

kereta api cepat luar biasa

lapangan udara

rumah sakit jiwa

siap tempur


Contoh di atas menunjukkan bahwa kata dasar majemuk dapat sendiri dari gabungan dua kata, tiga kata, empat kata, lima kata bahkan dapat lebih. Hal yang terpenting adalah gabungan kata-kata itu harus menunjuk kepada satu arti dan tidak melebihi batas fungsi sebagai kata.


Cara penulisan kata majemuk ada yang terpisah atas dua kata atau lebih, seperti contoh tadi (duta besar, rumah makan) dan ada yang ditulis serangkai (jika hubungan kedua kata sudah sangat padu).

Contoh:

matahari

sapu tangan

olahraga

kacamata

beasiswa

antarkota


POSTING TERKAIT POHON




1. Jomblo Pecinta Binatang

2. Perselingkuhan seorang, Jomblo

3. Cinta Jomblo Yang Ternista

Sekian, Terimakasih